Wudlu dalam WC



Pertanyaan:

WC atau toilet adalah beberapa tempat yang tidak didatangi malaikat. Di dalam WC pula, orang muslim tidak diperbolehkan melafalkan dzikir atau Alquran. Bagaimana hukum berwudlu dalam WC? Padahal dalam wudlu, seseorang disunnahkan mengucapkan basmalah dan doa.


Jawaban:

Wudlu dalam toilet adalah makruh. Apabila sudah terlanjur berwudlu dalam WC, seseorang tidak disunnahkan melafalkan niat, membaca basmalah atau berdoa. Semua bacaan tersebut sunnah dibersitkan dalam hati.


Referensi:

وَأَمَّا مَكْرُوْهَاتُهُ فَإنَّهَا عَشْرٌ: الِإسْرَافُ فِى المَاءِ-إلى أن قال-ومَسْحُ الرَّقَبَةِ والوُضُوْءِ فِى بَيْتِ الْخَلَاءِ اهـ (تنويرالقلوب, 110).


قال ابن عابدين: لو توضأ في الخلاء فهل يأتي بالبسملة وغيرها من أدعية الوضوء مراعاة لسنته؟ أو يتركها مراعاة للمحل؟ قال: الذي يظهر الثاني لتصريحهم بتقديم النهي على الأمر وهو مقتضى ما عند الحنابلة من أن التسمية في الوضوء واجبة، وأن الذكر بالقلب لا يكره، وذهب المالكية إلى يكره الذكر في الخلاء 

“Ibnu ‘Abidin mengatakan, andaikan seorang berwudhu di kamar kecil, apakah dianjurkan baginya membaca bismillah dan kesunahan lainnya dari membaca do’a wudhu demi menjaga kesunahan atau meninggalkannya mengingat tempatnya? Menurut Ibnu ‘Abidin, pendapat yang jelas adalah meninggalkan kesunahan karena kebanyakan ulama lebih memprioritaskan larangan dari perintah. Hal ini sesuai dengan pendapat ulama dari Madzhab Hanbali yang mengatakan bismillah wajib dalam wudhu. Sementara tetap berdzikir di dalam hati tidak dimakruhkan dan menurut ulama Madzhab Maliki dimakruhkan zikir di kamar kecil.” (sumber : islam.nu.or.id)


0 Komentar

Posting Komentar