Deskripsi Masalah
Kita ketahui bersama di zaman
sekarang ini banyak masjid yang ada di pinggir-pinggir jalan telah dilengkapi
dengan berbagai fasilitas yang sangat lengkap,mulai dari tempat parker yang
luas, toilet bahkan ada pula yang sampai menyediakan fasilitas wifi gratis.
Sehingga masjid menjadi salah satu tempat yang nyaman untuk sekedar melepas
rasa capek
Tempat wudlu, Toilet dan kamar
mandi masjid pada awalnya disiapkan untuk kepentingan danckemaslahatan masjid
itu sendiri. Tempat wudlu, Toilet dan kamar mandi masjid inidi siapkan untuk mempermudah
para jamaah dalam mempersiapkan diri untuk melakukan ibadah.
Akan tetapi, sering kali kita
jumpai tempat tersebut menjadi sarana umum artinya tidak hanya digunakan oleh
orang-orang yang hendak melakukan ibadah namun Para pengunjung pasar atau para orang yang bepergian misalnya, lebih memilih
untuk kencing atau buang hajat di toilet masjid, selain karena gratis, juga
karena mudah dijangkau, lebih lebih masjid yang dekat dengan jalan umum.
Pertanyaan:
1.
Apa saja standarisasi atau
batasan dalam penggunakan fasilitas waqaf masjid?
Jawaban.
Penggunaan fasilitas waqaf masjid diperbolehkan dalam rangka
kemaslahatan dan memakmurkan masjid dengan syarat-syarat sebagai berikut;
a.
Sesuai dengan maksud dan
tujuan waqaf berdasarkan keinginan pihak pemberi waqaf (waqif) maupun
berdasarkan kebiasaan umum yang berlaku di masyarakat.
b.
Tidak mubazir (israf) dalam
penggunaan.
c.
Tidak digunakan untuk
kepentingan pribadi serta berhati-hati dalam penggunaan sehingga tidak
menyebabkan kerusakan.
Referensi:
1.
Al-Muhadzab Juz 1 Hal. 443
2.
Hasyiah I’anatuttholibin
juz
3.
Al-Iqna’ fi halli alfadzi
abi syuja’ juz 1 hal 77
المهذب في فقة الإمام
الشافعي للشيرازي (2/ 328)
فصل: وتصرف الغلة على
شرط الواقف من الأثرة والتسوية والتفضيل والتقديم والتأخير والجمع الترتيب وإدخال
من شاء وإخراجه بصفة لأن الصحابة رضي الله عنهم وقفوا وكتبوا شروطهم فكتب عمر بن
الخطاب رضي الله عنه صدقة للسائل والمحروم
الإقناع في حل ألفاظ
أبي شجاع (1/ 85)
فَلَو وجد خابية مَاء
مُسبل تيَمّم وَلَا يجوز الطُّهْر مِنْهَا لِأَنَّهَا إِنَّمَا وضعت للشُّرْب نظرا
للْغَالِب وَلم يقْض صلَاته
إعانة الطالبين على
حل ألفاظ فتح المعين (1/ 69)
ثم قال: وسئل العلامة
الطنبداوي عن الجوابي والجرار التي عند المساجد فيها الماء إذا لم يعلم أنها
موقوفة للشرب أو للموضوء أو الغسل الواجب أو المسنون أو غسل النجاسة؟.
فأجاب: أنه إذا دلت
قرينة على أن الماء موضوع لتعميم الانتفاع جاز جميع ما ذكر، من الشرب وغسل النجاسة
وغسل الجنابة وغيرها.
ومثال القرينة جريان
الناس على تعميم الانتفاع بالماء من غير نكير من فقيه وغيره، إذ الظاهر من عدم
النكير أنهم أقدموا على تعميم الانتفاع بالماء بغسل وشرب ووضوء وغسل نجاسة، فمثل
هذا إيقاع يقال بالجواز.
وقال: إن فتوى
العلامة عبد الله بامخرمة يوافق ما ذكره.
BAHTSUL MASAIL MWC NU ASEMBAGUS
25 Januari 2022

0 Komentar