Pertanyaan:
Bagaimana hukum
pemotongan hewan dengan mesin?
Jawaban
Hukum memotong
hewan dengan mesin adalah halal, jika mesin dan cara memotongnya memenuhi
syarat-syarat sebagai berikut:
- Pemotongnya
seorang muslim/ahlu kitab yang asli
- Alat mesin
yang dipergunakan, merupakan benda tajam yang bukan dari tulang atau kuku
- Sengaja
menyembelih hewan tersebut
Referensi:
·
Hasyiyah al-Bujairomi ala Fathil Wahab, IV:
286
وشرط فى الذبح قصد اى قصد العين أو
الجنس بالفعل (قوله قصد العين) وإن أخطأفى ظنه، أو الجنس فى الإصابة – ح ل –
والمرد بقصد العين أو بالجنس بالفعل أى قصد إيقاع الفعل على العين أو على واحد من
الجنس وإن لم يقصد الذبح.
Syarat
dalam memotong hewan: menyengaja terhadap hewannya atau jenisnya dengan
perbuatan (kata-kata menyengaja pada hewan), meskipun keliru dalam
persangkaannya atau jenisnya dalam kenyataannya ... artinya menyengaja ialah:
sengaja terhadap hewan itu atau jenisnya walupun tidak sengaja menyembelih.
·
Hasyiyah al-Jamal ‘Ala Fathil Wahab V/241-242
وشرط في الآلة كونها محددة بفتح الدال
المشددة أى ذات حدة تجرح كحديد أى كمحدد حديد وقصب وحجر ورصاص وذهب وفضة إلا عظما
كسن وظفر لخبر الشيخين: ما أنهر الدم وذكر اسم الله عليه فكلوه ليس السنّ والظفر
وألحق بهما باقي العظام
Syarat
alat untuk menyembelih harus tajam yang bisa melukai seperti pisau besi, bambu,
batu, timah, emas, perak, kecuali (tidak boleh) dengan tulang dan kuku. Dengan
dasar hadits shohih bukhori dan muslim: sesuatu yang dapat mengalirkan darah
dengan menyebut nama Allah maka makanlah selama bukan dengan tulang dan kuku.
dan disamakan dengan keduanya semua jenis tulang.
يعلم من قوله الآتى أو كونها جارية
سباع او طير الخ ... حيث أطلق فيه ولم يشترط أن تقتله بوجه مخصوص. فيسفاد من
الإطلاق أنه يحل مقتولها بسائر أنواع القتل.
Telah
diketahui dari kata-kata yang akan datang adanya alat memotong hewan, dapat
melukainya binatang atau burung dst. Sekira dimutlakkan dan tidak disyaratkan,
cara membunuh dengan cara yang khusus, maka dapat diambil pengertian halal apa
yang di bunuh binatang dengan segala cara membunuh.
Sumber :
Keputusan Bahtsul Masail Syuriyah NU Wilayah Jawa Timur di PP An-Nur Tegal Rejo
Prambon Nganjuk, 26-27 Syawal 1401 H/26-27 Agustus 1981 M

0 Komentar