Azan Sambil Jalan-Jalan

 


Pertanyaan

Apakah sah seorang muadzin mengumandangkan adzan sambil ber jalan-jalan atau membuka pintu untuk masuknya orang yang akan  shalat Jumat? Apa hukumnya? 

Jawaban

Adzan sah dilakukan, asalkan yang melakukan adalah,  

1.     Orang Islam. 

2.     Tamyiz (dapat membedakan yang baik dan buruk).

3.     Laki-laki, untuk adzan jama’ah laki-laki. 

4.     Sudah masuk waktu, kecuali adzan Subuh yang pertama. 

Kalau mengumandangkan adzan sambil berjalan-jalan ataupun mem buka pintu, akan menyebabkan si Muadzin tidak dapat berdiri de ngan  betul, dan berpaling dari kiblat. Maka adzan dengan cara demikian  adalah makruh. Sebenarnya adzan itu sah dilakukan dengan tidak ber diri dan tidak menghadap kiblat dan sah dilakukan dengan duduk dan  sambil berbaring, bila dilakukan sambil berbaring dengan tidak ada ha jat, lebih makruh daripada adzan yang dilakukan dengan duduk jika  tidak ada hajat. Dalilnya tersebut dalam kitab Asna al-Matâlib Syarhu  Raudatu at-Tâlib, karya Syaikh al-Islâm Abî Yahyâ Zakariyyâ al-Ansârî,  Juz ke-I halaman 127,

Dan disunahkan berdiri ketika adzan dan iqamah, karena hadis ada hadis  yang diriwayatkan al-Bukhârî dan Muslim, “Hai Bilâl berdirilah engkau.  Maka serukanlah dengan shalat. Lagi pula berdiri itu lebih baik dalam  memberitahukan.” Dan disunahkan dalam adzan dan iqamah itu meng

hadap kiblat, karena kiblat itu semulia-mulia arah, dan hal itu termasuk  apa yang dikutip dari ulama salaf dan khalaf, dan memadai adzan (arti nya, sah), karena hal itu tidak merusak adzan dan iqamah. Dan berbaring  pada hal tersebut, lebih sangat kemakruhannya daripada duduk padanya.

 Taudlihul Adillah Juz 4

0 Komentar

Posting Komentar