Membaca Al-Quran memang sangat penting bagi setiap Muslim.
Namun, karena bahasa Arab yang digunakan dalam Al-Quran cukup kompleks, sering
kali pembaca Al-Quran membuat kesalahan dalam membaca. Salah satu kesalahan
yang sering dilakukan adalah waqof dan washol sembarang.
Waqof adalah membaca Al-Quran dengan berhenti pada tempat
yang salah, seperti berhenti pada mudlof sebelum menyebutkan mudlof ilaih, atau
berhenti pada mubtada' sebelum menyebutkan khobar. Washol adalah membaca
Al-Quran dengan sengaja berhenti di tempat yang sudah diberi tanda untuk tidak
berhenti (tanda لا) dan membaca washol di tempat
yang sudah diberi tanda untuk berhenti (tanda Ù…).
Meskipun waqof dan washol sembarang tidak dianggap sebagai
dosa, bacaan tersebut dianggap jelek menurut tatanan qiro'ah. Tidak ada waqof
wajib atau waqof harom yang berakibat dosa, kecuali jika bacaan tersebut
dilakukan dengan tujuan untuk mengubah Al-Quran atau makna Al-Quran yang Allah
Kehendaki, hal ini bahkan dapat menyebabkan kufur.
Untuk itu, sangat penting bagi setiap Muslim untuk memahami
Al-Quran dan membaca dengan benar sesuai dengan tatanan qiro'ah. Ini akan
membantu kita untuk memahami makna Al-Quran secara lebih baik dan memperdalam
iman kita.
Kesimpulannya, membaca Al-Quran dengan benar merupakan hal
yang sangat penting bagi setiap Muslim. Waqof dan washol sembarang tidak
dianggap sebagai dosa, namun bacaan tersebut dianggap jelek menurut tatanan
qiro'ah. Oleh karena itu, kita harus memahami Al-Quran dan membaca dengan benar
agar dapat memperdalam iman kita dan memahami makna Al-Quran secara lebih baik.
Referensi:

0 Komentar