Dalam Islam, ada beberapa
atribut yang dianjurkan untuk dikenakan pada saat shalat, salah satunya adalah
sorban dan kopiah. Kedua atribut ini memiliki makna dan keutamaan yang
tersendiri dalam ajaran Islam.
Menurut hadis, disunahkan
untuk memakai sorban ketika akan shalat. Dalam sebuah hadis dikatakan bahwa
bersorbanlah kamu, niscaya kamu bertambah sabar. Dalam kitab Bughyâtu
al-Mustarsyidîn, juga dikemukakan bahwa Rasulullah SAW memiliki tiga kopiah,
yaitu kopiah putih mudariyah, kopiah burdah habarah (selendang Yaman), dan
kopiah yang bertelinga. Memakai kopiah putih dapat menggantikan pemakaian
sorban, meskipun tentunya tidak sama fadilahnya dengan memakai sorban langsung
ke kepala tanpa kopiah.
Adapun lebih utama
memakai sorban putih, karena ada hadis yang mengatakan bahwa pakailah pakaianmu
yang putih-putih. Dalam hadis lain, Rasulullah SAW pernah memakai sorban hitam,
putih, hijau, dan sebagainya, sehingga termasuk sunah memakai sorban warna apa
saja. Namun, lebih baik memakai sorban putih.
Dalam sebuah hadis yang
diriwayatkan dari Nâfi‘ bin ‘Umar, Rasulullah SAW memakai sorban dengan cara
melepaskan buntut sorban di antara dua belikatnya. Hal ini sesuai dengan apa
yang dilakukan oleh Ibnu ‘Umar.
Adapun keutamaan memakai
sorban, diriwayatkan dari Jâbir bahwa Rasulullah SAW bersabda bahwa shalat dua
raka’at dengan sorban lebih baik daripada tujuh puluh raka’at tanpa sorban.
Secara keseluruhan,
memakai sorban dan kopiah merupakan salah satu bentuk menunjukkan kecintaan dan
takwa pada Allah SWT. Maka, sebagai seorang Muslim, hendaknya memperhatikan dan
memahami makna dan keutamaan memakai sorban dan kopiah dalam ajaran Islam.
0 Komentar