Tata Cara Menghadap Wajah Ketika Ziarah

 


Menjadi peziarah kubur di tanah Jawa, membacakan tahlil dan doa memerlukan pemahaman yang benar tentang arah menghadap. Ada beberapa pendapat ulama yang berbeda mengenai apakah lebih baik menghadap ke arah kiblat (barat) atau menghadap ke arah wajah mayat (timur).

Menurut pendapat ulama Asy-Syafi'i dan ulama lain, lebih baik menghadap arah wajah mayat (timur) ketika membacakan tahlil dan doa. Hal ini karena sunnah untuk memanjatkan doa dengan menghadap arah wajah mayat. Beberapa ulama Khurasan juga berpendapat bahwa sunnah untuk menghadap ke arah wajah mayat ketika membacakan Al Qur'an dan memanjatkan doa.

Dengan demikian, peziarah kubur dapat memahami arah menghadap yang baik dan benar saat melakukan tahlil dan doa. Ini akan membantu memperkuat keyakinan dan memperdalam rasa tanggung jawab sebagai peziarah kubur.

Kesimpulannya, arah menghadap bagi peziarah kubur dapat menghadap ke arah kiblat atau wajah mayat. Namun, lebih baik menghadap ke arah wajah mayat (timur) saat membacakan tahlil dan doa. Semoga informasi ini dapat membantu para peziarah kubur dalam memahami arah menghadap yang baik dan benar.

Referensi

1.       Fathul Muin

2.       al-Qolyubi

0 Komentar

Posting Komentar