Hijrah Dipilih Sebagai Awal Kalender Islam

Mengapa Hijrah dipilih sebagai awal kalender Islam? Menurut fatwa yang dikeluarkan oleh otoritas Islam, Hijrah adalah peristiwa penting dalam sejarah umat Islam dan layak untuk menandai awal kalender Islam karena makna-makna yang mulia dan tinggi yang diwakilinya. Hijrah merupakan bukti yang jelas atas tekad para mukmin untuk mempertahankan agama mereka. Mereka hijrah ke Madinah, meninggalkan tanah air, keluarga, rumah dan harta mereka, tidak menginginkan apapun selain hidup sebagai muslim yang taat kepada Allah. Oleh karena itu, Allah memuji dan memuji mereka, sebagaimana tercantum dalam ayat: "Untuk orang-orang miskin yang berhijrah, yang diusir dari rumah dan harta mereka, yang mencari karunia dari Allah dan keridhaan-Nya, dan membantu Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benar." (Al-Hashr: 8).

 

Selain itu, Hijrah merupakan awal yang sebenarnya dalam pembentukan dasar negara Islam dan penetapan hukum-hukumnya yang menjadi dasar bagi pembentukan sistem sosial, pengaturan hubungan manusia dan internasional, serta pengakuan atas prinsip koeksistensi dan keberagaman. Oleh karena itu, para sahabat memilih Hijrah sebagai awal kalender Islam. Al-Tabari menceritakan dalam "Tarih"-nya dari Mu'min bin Mihran yang berkata: "Sebuah dekrit diberikan kepada Umar untuk mengatur tempat dalam bulan Sya'ban. Umar bertanya, 'Sya'ban yang mana, yang akan datang atau yang sedang kita alami sekarang?' Dia kemudian berkata kepada para sahabat Rasulullah , 'Buatlah sesuatu yang dapat dikenal orang'. Beberapa dari mereka berkata, 'Tulis di kalender Romawi', tapi dijawab bahwa mereka menulis dari zaman Dzulqarnain, yang akan memakan waktu yang lama. Beberapa dari mereka berkata, 'Tulis di kalender Persia', tapi dijawab bahwa setiap kali seorang raja naik takhta, dia melemparkan segala sesuatu yang ada di bawah pemerintahan sebelumnya. Mereka kemudian sepakat untuk melihat berapa lama Rasulullah  tinggal di Madinah, dan mereka menemukan bahwa ia tinggal selama sepuluh tahun. Oleh karena itu, kalender dimulai dari Hijrah Rasulullah."

sumber: elbalad.news

 

0 Komentar

Posting Komentar