Mandi junub adalah mandi besar
yang dilakukan oleh umat muslim setelah melakukan hubungan suami istri atau
setelah keluar mani. Mandi junub merupakan salah satu bentuk ibadah dalam agama
Islam yang memiliki tujuan untuk membersihkan diri dari hadas besar agar bisa
kembali melakukan ibadah dengan suci.
Dalam melakukan mandi junub,
seseorang tidak diwajibkan untuk melakukan proses secara runtut seperti pada
wudhu. Jika pada saat mandi junub seseorang menemukan ada bagian kulit yang
tidak terkena air, maka cukup membasuh bagian tersebut agar air dapat merata ke
seluruh tubuh.
Namun, sebaiknya seseorang yang
sedang melakukan mandi junub mencoba untuk memastikan bahwa seluruh tubuhnya
terkena air dengan baik. Hal ini bertujuan agar mandi junub yang dilakukan
benar-benar sah dan bersih.
بغية المسترشدين للسيد باعلوي الحضرمي صحـ : 28 مكتبة دار الفكر
(مَسْأَلَةٌ ج) اِغْتَسَلَ عَنْ جَنَابَةٍ
ثُمَّ رَأَى لُمْعَةً بِبَدَنِهِ لَمْ يُصِبْهَا الْمَاءُ كَفَاهُ غَسْلُهَا
فَقَطُّ إِذْ لاَ يَجِبُ عَلَى الْجُنُبِ تَرْتِيْبٌ اهـ
Ketika ada seseorang selesai mandi
junub, kemudian dia melihat ada bagian kulit yang tidak kena air, maka ia cukup
membasuh bagian yang tidak terkena air tersebut. Hal itu karena dalam mandi
tidak disyaratkan harus runtut sebagaimana wudlu.

0 Komentar