Al-Dzahabi berkata:
"Saya pernah melihat sebuah perkataan dari Al-Asy'ari yang sangat menarik
perhatian saya, dan ia diriwayatkan oleh Al-Bayhaqi. Saya mendengar dari Abu
Hazim Al-'Abdawi, dan saya mendengar Zahir bin Ahmad Al-Sarakhsi mengatakan:
Ketika saat ajal Abu Al-Hasan Al-Asy'ari semakin dekat, di rumah saya di
Baghdad, ia memanggil saya dan saya datang kepadanya. Kemudian ia berkata:
"Saksikanlah bahwa aku tidak mengkafirkan siapa pun dari Ahlul Qiblah,
karena semua orang mengarah kepada Tuhan yang sama. Dan semua perbedaan itu
hanyalah perbedaan dalam ungkapan."
Saya berkata: "Saya
juga beragama seperti ini. Dan juga Syekh kami, Ibn Taimiyah pada akhir
hidupnya mengatakan: "Saya tidak mengkafirkan siapa pun dari umat
ini." Dan ia juga mengatakan: "Nabi bersabda: 'Tidak ada yang menjaga
wudhu kecuali seorang mukmin.' Oleh karena itu, siapa pun yang tetap menjaga
shalat dengan wudhu, maka ia adalah seorang muslim."
(Siyar A'lam Al-Nubala, jilid 15, halaman 88)
0 Komentar